RANGKUMAN
GEMPA
BUMI
OLEH
INDRIANI
471
416 017
UNIVERSITAS NEGERI
GORONTALO
FAKULTAS MATEMATIKA
DAN IPA
JURUSAN ILMU DAN
TEKNOLOGI KEBUMIAN
PROGRAM STUDI TEKNIK
GEOLOGI
GEMPA BUMI
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang
terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba
Yang menciptakan gelombang seismik.
Jenis GempaBumi
Gempabumi dapat dibagi berdasarkan
penyebabnya:
1.
GempaBumi Vulkanik, bersumber dari dalam
tubuh gunungapi aktif, pada umumnya berkekuatan kecil ( maksimal 2SR)
2.
Gempabumi runtuhan, diakibatkan oleh runtuhan
batuan di daerah kapur karena adanya salaktik yang jatuh dalam gua kapur.
3.
Gempabumi Tektonik, terjadi akibat aktivitas tektonik dizona batas antar lempeng
dan patahannaya mengakibatkan sebaran getaran ke segala arah.
Berdasarkan Kedalaman
· Gempa bumi dalam
Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari
300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam
pada umumnya tidak terlalu berbahaya.
·
Gempa bumi menengah
Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara
60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada
umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.
·
Gempa bumi dangkal
Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang
dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan
kerusakan yang besar.
Jenis Gempabumi berdasarkan bentuk
pertemuan lempengnya
a. Gempa bumi yang
terjadi di sepanjang sistem rift dimana lempeng samudra terbentuk. Gempa bumi
yang terjadi di sepanjang sistem subduksi dimana lempeng samudra menyusup di
bawah lempeng kontinen.
b. Gempa bumi
yang terjadi di sepanjang patahan transform atau sesar geser dimana pertemuan
lempeng tektonik saling menggeser secara horizontal.
Mekanisme Terjadinya Gempa bumi
Teori
yang dapat menjelaskan tentang energi elastik yang dapat di terima adalah
pergeseran sesar dan teori kekenyalan elastis dari H.F Rheid (1906). Teori ini
menjelaskan jika permukaan bidang sesar saling bergeser batuan akan mengalami
deformasi (perubahan wujud) jika perubahan tersebut melampau batas elastisitas
pada saat stres di lepas.
Ketika suatu objek di kenakan stres,maka akan
terjadi perubahan volume dan bentuk.
Jika benda padat ditekan secara lambat,
deformasi pertama secara elastis.
Ketika stres di hapus, objek akan kembali ke
ukuran dan bentuk aslinya.
Gelombang GempaBumi
Gelombang badan menjalar dari titik pusat
gempabumi yang di sebut fokus gempa (hiposenter). Proyeksi hiposenter
kepermukaan bumi di sebut episenter.
Ø
Primer waves (Gelombang P)
Gelombang p di sebut juga gelombang kompresi/
gelombang longitudinal. Dapat merambat dimedia padat, cair dan gas. Rambatan
gelombangnya sangat cepat.
Ø Secunder
Wave (Gelombang S)
Gelombang S merupakan gelombang transversal,
dimana arah pergerakan partikel akan tegak lurus dengan arah rambat gelombang.
Merambant dengan menembus batu padat dan rambatan gelombangnya lebih lambat.
2.
Surface Wave
Gelombang yang rambatannya hanya melalui kerak
bumi. Gelombang ini mempunyai frekuensi yang lebih redah di banding kan
gelombang badan.
Ø
Love wave
Gelombang love adalah gelombang geser (S
Wave) yang terpolarisasi secara horizontal dan tidak menghasilkan perpindahan
vertikan. Gelombang Rayleigh dan lebih dulu sampai seismograph.
Ø Reyleigh wave
Gelombang
Reyleigh adalah gelombang yang lintasan gerak partikelnya menyyerupai elips.
Dihasilkan oleh gelombang datang P dan gelombang S yang berinteraksi pada
permukaan bebas dan merambat sejajar dengan permukaan tersebut.
Dampak gempabumi
- Bangunan Roboh
- Kebakaran
- Korban patah tulang dan meninggal dunia
- Permukaan tanah retak-retak
- Jembatan ambruk dan jalan terputus
- Tanah longsor
- Banjir akibat tanggul jebol
- Tsunami, akibat gempa dengan kekuatan (>6 skala Ritcher) didasar laut dangkal.
Referensi :
file.upi.edu/Direktori/FPIPS/.../HANDOUT_GEMPABUMI.pdf
https://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi
https://geofisika42.wordpress.com/2010/07/06/237/

